Trip Ke kota Ternate, Itenary & Budget

Hi Kawan..

Artikel perdana ini akhirnya kami susun sebagai catatan pribadi sekaligus memenuhi  permintaan beberapa Kawan. Harapannya, semoga bisa menjadi referensi buat kawan yg akan jalan-jalan, untuk itu mohon masukannya yah demi kemajuan travelling Indonesia..heheh,,terutama travelling with kids Mak ;)

Longweekend ini (23-26 Des 2017) kami akhirnya pergi ke Ternate :) destinasi yg sudah ada di list kami bbrp bulan terakhir, jadi begitu ada tiket lebih murah, langsung deh kami booked,,heheh,,tapi jangan tanya di bookednya dari kapan yah...heuu (kami booked sekitar 23 jam sebelum keberangkatan,,as usual).

 

Durasi              : 4 hari 3 malam

Planning          : Ternate dan Jailolo

Realita            : Ternate aja dan itupun masih kurang waktunya 

 
Peta destinasi wisata kami kali ini dalam Google Map

Akomodasi

Kami menginap di hotel berbintang 4 (harga bintang dibawahnya), sangat recommend, Dafam Bela Ternate. Dari jaman dulu saya menginjakkan kaki di bumi rempah-rempah ini sekitar 7 taun yg lalu, taunya ya hotel ini yg memiliki fasiitas lengkap (terutama buat anak-anak, wajib ada kolam renang). Sampai sekarang pun ternyata masih jadi andalan untuk Kawan yg ingin luxury place, meskipun sekarang sudah banyak alternatif penginapan tapi tidak sebesar hotel ini.

View Depan Hotel Ke laut lepas dan Pulau Tidore
Lobby hotel disuguhi view laut dan gunung..seger deh


Kolam renang hotel, untuk anak dibagi menjadi beberapa tempat, OK banget deh anak pasti seneng


Hotel bintang 4 harga bintang dibawahnya
Suasana kamar dengan balkon, di tengah kesibukan kami yang siap siap jalan :)


Transportasi

Ini kali pertama kami menggunakan Batik Air (pergi dan pulang). Testimoni kami: its awesome!!, kami analogikan Garuda versi murah-meriah-aman-ontime.

Selama di Ternate kami lebih memilih menggunakan sepeda motor, selain murah, juga lebih bebas masuk jalanan sempit (meskipun ga ada jalanan sempit juga sih). Oia, Ternate ini kota kecil dengan jumlah penduduk sekitar 204.215 jiwa dan luas 111.4 km2...wow hampir sama luasnya dengan Kota Bogor tapi dengan 1/5 penghuninya. Meskipun penduduknya sedikit dengan jalanan yang relatif sepi, jangan meragukan kesadaran berlalulintas masyarakat Ternate yah, patut diacungi jempol deh..semua tertib lalu lintas.

 


Peta dan foto destinasi kami

 

Detail Itinerary

Day-1

Dari Jakarta kami menggunakan Batik Air flight pukul 5.35 WIB, transit Makassar sekitar 50 menit rasa 5 menit (saking ontimenya batik air, jadi cuma sempat pipis di toilet Makassar aja)

Pukul 12.40 WIT tiba di bandara Sultan Baabulah, langsung menuju hotel menggunakan taksi aka rental mobil pribadi.

Istirahat sejenak, lalu kami melanjutkan city tour ke pantai terdekat (Selatan pulau Ternate). Ada pantai Falajawa, ikon Bertuliskan I love Ternate, Pantai Nukila, dan Mesjid Raya Al Munawwar. Makan malam niatnya ikan bakar atau kepiting, realita nya: pecel ayam,,hahahah (karna Raya sudah kecapean jadi kami bungkus untuk makan di hotel). Ternate sekarang sudah banyak pendatang dari Jawa yg berjualan pecel ayam, dan gorengan, dan ada juga rujak uleg (keliatannya rujak uleg bandung, si mamamg hebat euy melebarkan sayap).

 




Foto kami di pusat kota, pinggir laut yang jernih dengan ikan hiasnya yang membuat kami terpesona 



Day-2

Kami memulai hari tentunya setelah berenang pagi dulu biar Raya dan mamah senang..heheh inget ya Pah, happy wife, happy life loh !!!

Selepas dzuhur kami menuju Batu Angus dan pantai Sulamadaha.

Meskipun panas terik, alhamdulillah Raya excited liat batu produk letusan G. Gamalama, tentunya dengan doktrik ala mamak biar anaknya jadi geologist :p . Durasi perjalanan dari hotel ke Batu Angus hanya sekitar 20 menit saja, tanpa macet tentunya. Tiket masuk cuma 8000 rupiah (incl. : biaya perorang, kendaraan, asuransi) wow banget kan. Objek wisata Batu Angus sekarang sudah dibenahi jauuuh lebih rapi plus ada saung-saung tempat berteduh atau bobo siang bagi wisatawan, ok banget deh pokonya.

Kami lanjut ke Pantai Sulamadaha, lokasinya di Utara pulau Ternate, durasi perjalanan sekitar 20menit dari Batu Angus.

Tiket masuk? Sama juga, cuma 8000 rupiah saja. Pantai ini cukup terkenal sejak lama, terlihat dr gapura yg sudah agak usang dan tempat duduk tertata rapi di pinggir pantai. Yg pasti cocok banget untuk travelling bersama anak. Menaiki sedikit bukitnya atau sekitar 10 menit berjalan kaki, ada bagian teluk yg lebih seru bagi kami, yeayyy akhirnya kami main air. Disini sudah banyak warung yg menyediakan mie instan, minuman, dan tentunya pisang bebe dengan sambal dabu dabu nya. Harga murah pisan!!!! Rata-rata semua jajanan dipatok sepuluh ribuan (jajanan kami: es kelapa mudah + gula merah, pisang bebe, kopi panas). Untuk berganti pakaian dan mandi juga sudah ada fasilitas yang disediakan.

Ini foto kepanasan di Batu Angus dan keceriaan kami main air plus tangkap ikan di Sulamadaha. Airnya jernih banget kita bisa lihat karang dan ikan-ikan yg lewat.



Foto keluarga di Batu Angus


Saung di Batu Angus
Saung-saung tempat berteduh


Perpaduan antara batuan produk gunungapi, dan birunya lautan..keureeen




Area wisata pantai Sulamadaha, trek dari pantai utama menuju teluk tempat kami main air


Tempat kami main air di teluk, area wisata pantai Sulamadaha 

Day-3

Destinasi kami pantai Jikomalamo, lokasinya sebelahan pantai Sulamadaha. Sama sama berlokasi di teluk, tapi ini lebih indah lagi!!! Lebih biruuu!! Dan cuaca alhamdulillah sangat mendukung..yeayyy berenang kitaa…

Warung sudah banyak disini, namun untuk masuk sini tidak ada tiket sama sekali. Padahal tempat parkir sudah difasilitasi, dan warung pun sudah tertata, tapi semua gratis, paling biaya parkir saja 2000-5000 rupiah tergantung tempat.

Kami memilih warung paling pojok untuk dapat suasana yg lebih tenang dan tidak terlalu ramai. Untuk berganti pakaian dan mandi sudah disediakan di warung masing masing.

Sayangnya foto kami disini tidak banyak karna sibuk main air.

Cuma ini foto yang kami punya di Pantai Jikomalamo.

Perjalanan pulang ke hotel kami meneruskan ke arah Barat mengitari Pulau ternate, sekalian menuju Danau Tolire sekedar untuk ambil foto (wajib buat papah, tapi ga wajib buat anak anak..heheh). Di Danau Tolire ini pemandangannnya ok banget, hanya berhubung tidak ada sarana bermain anak, jadi mungkin cukup anak-anak duduk manis makan jagung bakar di warung yang ada. Tiket masuk sama aja, cuma 8ribu rupiah saja. Perjalanan di sisi Timur dan Barat pulau ternate cukup kontras, di sisi Timur lebih gersang dengan pemukinan yang relatif lebih banyak dan elevasi yag lebih flat, sedangkan jalur pulang kami (sisi Barat) melewati jalan naik-turun dan lebih banyak pepohonan. Dan yang pasti foto wajib saat pulang adalah foto mirip uang seribu.





Area wisata Pantai Jikomalamo






Main air di teluk Jikomalamo




Kami di Danau Tolire besar


Day-4

Kami harus pulang hari ini, tidaaakkk! Menolak lupa pulang :(

Kami bangun lebih bagi untuk sarapan dan berenang, lalu kami check out. Barang kami titipkan di hotel agar kami masih bisa keliling kota untuk beli oleh-oleh. Beli oleh-oleh bisa di pasar Ternate atau Swalayan Tara No Ate. Tentunya kami ke swalayan tersebut lebih dahulu, setelah itu bergerak kearah pasar dan tergiur lihat ikan asap…berhentii disini Paah!! Dan mamak pun girang beli ikan asap :D

Info penting banget nih Mak: Harga ikan asap di pasar berkisar antara 25 rb – 60 rb tergantung jenis ikan dan ukuran (kita orang beli cakalang uk sedang 35rb dan Tuna sepanjang 30cm seharga 50rb saja).

Akhirnya…kami pulang menggunakan Batik Air direct flight 16.20 WIT, Durasi flight 3 jam 50 menit. Cukup lama untuk perjalanan membawa anak, jadi siapkan ide untuk main selama di perjalanan yah Mah..Pah..

Dan tipsnya jangan menggangap cranky nya si anak sebagai kendala, dibawa asik aja Maaakkk :)


Foto kami dalam pencarian oleh-oleh, lokasi pasar Ternate




BUDGET REVIEW

Ini loh Mak bagian terpenting, resume laporan pengeluaran trip ini, semoga bermanfaat yah buat kelangsungan dompet dan dapur kita :)

ITEM

Expense (IDR)

Remarks

Damri Bogor-CKG

110,000

@55,000

Airport transfer (car rental)

150,000

Sewa motor

50,000-150,000

3jam - seharian

Tiket masuk wisata

Gratis-8,000

·       Batu Angus 8,000

·       Sulamadaha Beach 8,000

·       Jikomalamo Beach GRATIS!!

·       Danau Tolire 8,000

Makan (siang/ malam)

39,000

105,000

180,000

70,000

·       ayam bakar @13rb (incl nasi, sambal, lalap)

·       bebek bakar @35rb (incl nasi, sambal, lalap)

·       Ikan bakar "Bagdhad"

·       KFC (mesti, paket winger..hahahah)

Jajan-Jajan

34,000

124,000

140,000

·       Pantai Falajawa, Pantai Nukila, masjid (jajan jagung rebus 10rb dapet 3 biji)

·       Sulamadaha Beach (incl sewa ban kecil 10rb, ban besar 15rb)

·       Jikomalamo Beach (incl sewa ban 2, snorkel)

Begitulah kira kira sepenggal cerita kami liburan kali ini. Semoga infonya bermanfaat yah Kawan :)

Cerita lainnya, meskipun sudah lalu, mudah2an tetap bermanfaat (kami korek korek dulu di buku kuning mamak yah..hehehehe)

 

travel #travellingwithkids #ternate #jikomalamo #sulamadaha #batuangus #gamalama #dafambelaternate #jalanjalan

Teks: Dwiyogarani Malik
Photo: M Husni Maulana